READING

Tips Ngeblog Untuk Sesama Newbie

Tips Ngeblog Untuk Sesama Newbie

Pada suatu waktu, sebagai seorang blogger pasti kamu pernah berpikir, “Gimana caranya bisa mempunyai blog yang sukses yang dibaca banyak pembaca? “

Tapi sebetulnya yang perlu kita lakukan adalah menulis sesuatu yang kita sukai dan bisa bermanfaat untuk paling tidak satu orang pembaca. Ya, cukup satu pembaca satu hari, tapi kita wajib menulis dengan sepenuh hati.

Modal untuk menjadi blogger yang sukses bukanlah nama domain yang bagus atau tema blog yang keren, tapi kecintaan untuk menulis. Karena sepengalaman saya, dua faktor tersebut cuma memuaskan kita saja, bukan pembaca. Tanpa kecintaan terhadap menulis, kita hanya akan jadi blogger mediocrity alias biasa-biasa aja.

Kalau kamu bukan seorang penulis yang baik di awal membuat blog, it’s totally fine. Kemampuan menulis adalah skill yang harus diasah. Saya belajar ini saat dulu jadi wartawan. Kalau saya lama tidak menulis dan lebih fokus ke produksi, kemampuan menulis saya menurun. Jadi konsistensi menulislah yang akan mengasah tulisan.

Untuk bisa membantu kamu dalam proses ini, berkaca pada pengalaman saya bekerja di media dan juga membuat blog saya ini dulu menjadi terkenal di niche saya, saya ingin sharing beberapa tips untuk sesama pemula.

Tanpa basa basi lagi, ini dia tips dari saya:

  1. Jangan Tunggu Inspirasi Untuk Menulis
    Kalau kita menunggu mendapat inspirasi untuk menulis, maka kita tidak akan pernah menulis. Karena untuk bisa menulis, kita harus menyegerakannya. Saya belajar banyak saat menulis buku pertama saya, Rahasia Pemburu Beasiswa, yang saya selesaikan bersama co-writer saya dalam waktu 3 bulan. Saat itu kami hanya ingin segera berbagi, kami tidak punya rencana, tapi tulisan mengalir begitu saja.

  2. Menulislah Setiap Hari
    Menulis setiap hari membutuhkan disiplin. Dan disiplin adalah kunci semua kesuksesan. Mungkin ini terdengar kontradiktif, tapi menulis tidak membutuhkan inspirasi. Belasan tahun saya bekerja sebagai wartawan dan harus menulis setiap hari meskipun sedang tidak mood, toh saya tetap berhasil memproduksi tulisan. Kuncinya adalah membuat target, tentukan satu topik, dan segera menulis.

  3. Membuat Coretan
    Kalau kamu merasa buntu untuk menulis langsung di depan laptop, buatlah coretan-coretan seperti mindmapping di buku. Menulis manual dengan tangan sangat membantu menstrukturkan otak kita sehingga ide akan mengalir dengan lebih baik. Saya membuktikannya saat kuliah S2. Saya saat itu mengalami kesulitan menulis essay dan baru terselesaikan masalahnya saat saya kembali ke cara lama yakni dengan membuat catatan lebih dulu di notebook.

  4. Block Time
    Menyediakan waktu khusus setiap hari sangatlah bermanfaat supaya kita produktif dalam menulis karena kita akan menciptakan keteraturan. Tulis di kalender kamu di HP dan bunyikan alarmnya kalau diperlukan. Cara ini akan membantu memfokuskan diri dan menciptakan mood. Ciptakan konsistensi bukan saja jam berapa kamu menulis, tetapi juga berapa lama durasinya.

  5. Tulis Apa Saja
    Kalau kamu benar-benar baru mulai, jangan pikirkan hasil tulisannya akan bagus atau nggak. Tulis apapun yang tampak di mata kamu atau apa yang kamu rasakan atau bahkan menulis tentang langit yang biru, malam yang dingin.. JUST WRITE!

  6. Cari Gaya Menulismu
    Menulis punya banyak tata cara dan gaya. Menulis blog dengan menulis artikel jurnalistik tentu beda. Dulu saya menulis di blog benar-benar memperhatikan EYD karena saya ingin mengedukasi pembaca tentang bagaimana menulis dengan tata bahasa yang benar. Tapi sekarang, saya ingin menulis seperti saya bercerita karena saya ingin menekankan kepada pesannya.

  7. Menulis Dulu, Baru Edit
    Salah satu kesalahan yang biasa dilakukan dalam menulis adalah menulis sambil mengedit. Ini akan memperlambat hasilnya. Tulis dulu semua yang ada di kepala, baru edit belakangan. Saat kita mengedit belakangan, kita akan tau mana yang harus ditambah, dikurangi, atau direvisi.

  8. Banyak Baca
    Untuk bisa menulis dengan baik maka kita harus lebih dulu gemar membaca. Dengan membaca tulisan orang lain, kita bisa belajar juga gaya menulis yang berbeda-beda. Cari buku atau blog yang gaya menulisnya kamu suka dan pelajari. Mungkin kamu akan merasa mengcopy gaya tulisan di awal. Tapi percayalah, lama-lama gaya tulisanmu akan terbentuk sendiri.

Dan tentunya yang paling penting adalah JANGAN PERNAH BERHENTI MENULIS. Di awal menulis, mungkin kamu akan berpikir untuk berhenti. Atau misalnya kamu merasa nggak ada yang baca tulisanmu atau malah ada yang komentar negatif. Tapi lawanlah keinginan itu, karena yang berkomentar negatif biasanya belum melalui apa yang pernah kamu lalui 😉

Menulis adalah sebuah terapi. Jadi lakukan untuk dirimu sendiri dan dengan sendirinya tulisanmu akan bermanfaat bagi pembaca.


I am the Co-Founder of SAVSKIN and TransforMe and the Co-Writer of a scholarship book called Rahasia Pemburu Beasiswa.

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.