Ini Yang Sering Dilupakan Para Pelamar Beasiswa

by retnolestari

Saya sudah membaca hampir seratus essay beasiswa dalam kurun waktu 4 tahun terakhir baik itu essay yang sukses dan yang gagal. Dari semua essay sukses yang saya baca, semua menulis tentang kontribusi yang akan mereka berikan kepada pemberi beasiswa atau negara pemberi beasiswa. Dan dari essay-essay yang gagal, mayoritas tidak menuliskan point ini.

Mengungkapkan rencana yang melibatkan pemberi beasiswa sangatlah penting karena tentunya mereka ingin investasi yang mereka berikan akan kembali. Jangan lupa, dana yang mereka sediakan untuk beasiswa kita sangatlah besar, sudah selayaknya kita memberikan gambaran tentang bagaimana kita melibatkan mereka dalam visi kita.

Sayangnya ini tidak disadari para pelamar beasiswa. Mungkin karena ada beberapa beasiswa tidak menyebutkan secara langsung untuk menuliskan tentang rencana yang melibatkan mereka. Atau, kalau ada beasiswa yang meminta secara terbuka, para pelamar beasiswa terlupa untuk memasukkannya. Atau, pelamar beasiswa berpikir ini tidak terlalu penting sehingga dihilangkan untuk mengurangi jumlah kata. Atau, pelamar beasiswa bingung bagaimana menuliskannya.

Nah, kalau kamu jadi salah satu yang bingung bagaimana menulis tentang keterkaitan rencana di masa depanmu dengan pemberi beasiswa, maka kamu bisa mengikuti tips di bawah ini:

1. Cari Informasi Tentang Kerjasama Bilateral
Kalau kamu melamar beasiswa luar negeri yang diberikan suatu negara seperti Chevening, AAS, atau Fulbright, dan lain sebagainya, cari informasi kerjasama atau MOU antara negara pemberi beasiswa dengan negara kita.

Biasanya, informasi ini bisa ditemukan di portal kedutaan besar negara masing-masing atau yang paling gampang, ya di Google aja. Kamu akan menemukan banyak sekali informasi kerjasama bilateral dan kamu harus memikirkan bagaimana caranya memasukkan kontribusimu ke dalam kerjasama tersebut.

2. Cari Tau Apakah Bidangmu Menjadi Perhatian Negara Pemberi Beasiswa
Negara pemberi beasiswa tentu punya perhatian khusus terhadap berbagai issue. Kalau kamu belum menemukan kerjasama antara negara kita dengan negara pemberi beasiswa, kamu bisa menyebutkan tentang bagaimana negara pemberi beasiswa telah mengembangkan bidang yang belum tersentuh di Indonesia dan bagaimana kamu bisa membawa expertise itu ke Indonesia.

3. Tuliskan Dengan Singkat dan Padat
Kamu nggak perlu membahas panjang lebar soal kontribusi ini. Satu sampai tiga kalimat saja sudah cukup, yang penting kamu tahu persis bidangmu dan ketertarikan atau kepentingan negara pemberi beasiswa. Saat kamu menulisnya dengan singkat tapi padat, point ini tidak akan banyak mengurangi jumlah kata yang disediakan.

Kalau masih bingung bagaimana mengelaborasikannya, silahkan tulis komen, saya akan membantu semampu saya.

You may also like

Leave a Comment